Blog ini boleh dibaca oleh siapapun, yang besar, kecil, muda sampe yang mbah-mbah. Salam Sahabat: Zakiyah Rizki Sihombing

Post Terbaru

Bukan Rindu yang Terbagi

| Selasa, 22 Desember 2015
Baca selengkapnya »
Zakiyah Rizki Shombing

Indahnya Menulis :)


Kita berjarak, tak saling menyahut meski bersitatap

Tatkla sunyi menyembul di balik rindu

Entah waktu pun lupa memujarabi damai

Lalu kumenyekap diri, menahan pilu

Bukan sepi terlalu naif

Tapi rindu yang kau bagi

bukan gundah yang menjajahi

tapi hati yang tak mampu menyeka air mata

mendadak aku beringsut, pun lupa pada kelam

kau memuja bahkan mendamba dengan cinta

kuberpura dalam tawa

meski hati meronta merajalela

katamu, rindu tak kan terbagi

cinta milikku sendiri

katamu, aku bidadari

memanja bunda mematri rasa

pada malam yang kulupa

kau menengadah memanjat doa

memperjelas rindu yang tak terduga

terima kasih bunda

kupahami bukan rindu yang terbagi

hanyalah sepi yang menggundah air mata

tidaklah seperti memintal rasa

karena tanpamu kutiada

terima kasih bunda

sebab ini puisi

bukan rindu yang terbagi





Bukan Rindu yang Terbagi

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :Selasa, 22 Desember 2015
With 0komentar

Seminar GenRe, Lahirkan Remaja Berkualitas

|
Baca selengkapnya »
Zakiyah Rizki Sihombing

Pijar, Medan. Jum’at (18/12/) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan seminar Generasi Berencana (GenRe) dengan tema “Raih Prestasimu, Tunda Usia Perkawinanmu.” Acara dimulai pada pukul 09.30 dan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Sementara Kepala BKKBN Pusat dengan pemukulan Gong sebanyak lima kali. GenRe adalah suatu program yang memfasilitasi remaja agar belajar memahami dan mempraktikkan perilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga Mars Keluarga Berencana yang dipimpin oleh salah satu Duta Mahasiswa GenRe Sumatera Utara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber antara lain Temazaro Zega (Perwakilan BKKBN), Lina Sudarwati (Perwakilan USU) dan Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd (Perwakilan UNIMED). 

Kepala BKKBN pusat mengatakan dalam pidatonya yang disampakan oleh Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH., Ph.D bahwa sebagai remaja kita harus dapat mengidentifikasi permasalahan yang muncul melihat dimensi pendidikan, dimensi perekonomian serta jumlah kelahiran dan lansia yang meningkat sekarang ini. Selain itu betapa besarnya remaja yang terganggu kesempatan belajarnya seta sedikitnya kesempatan untuk mempraktikan hidup sehat diakibatkan usia menikah yang sangat muda.

Temazaro Zega selaku Direktur Direktorat Bina Ketahanan Remaja BKKBN Pusat menghimbau remaja untuk menghindari seks pranikah, narkotika serta HIV Aids. Selain itu untuk kesehatan reproduksi Zega menjelaskan sebaiknya usia menikah pada perempuan adalah 21 tahun dan 25 tahun untuk pria.

Seluruh peserta remaja yang terdiri dari berbagai Universitas dan sekolah di kota Medan terlihat kompak saat masing-masing dari peserta menggunakan kaos putih bertuliskan GenRe sebagai sarana sosialiasi memperkenalkan GenRe kepada khalayak luas.

Pernikahan yang terlalu dini pada remaja disebabkan oleh beberapa faktor, seperti yang disampaikan oleh Lina Sudarwati yaitu faktor ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, faktor sosial budaya, kehamilan luar nikah, mempertahankan hubungan, keinginan untuk mandiri & lepas dari orang tua, dan kekhawatiran orang tua terhadap perilaku anak sehingga orang tua segera menikahkan anaknya.
Penyampaian materi terakhir oleh Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, beliau mengatakan era sekarang remaja harus bersikap jujur dan cerdas, jangan hanya cerdas tapi tidak jujur karena akan jadi penipu dan jangan pula jujur tapi tidak cerdas karena akan menjadi korban penipuan.

Kegiatan berlangsung sukses dan mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak, salah satunya Nur, peserta yang berasal dari USU mengatakan “Acaranya sangat bermanfaat. Membuka pandangan remaja tentang pentingnya merencanakan masa depan dalam hal ini usia menikah. Selain itu, kita juga bisa tahu fakta gaya hidup remaja saat ini yang menyimpang dan bisa merugikan diri mereka yang berimbas pada masa depan bangsanya. Remaja itu ujung tombak perubahan sebuah bangsa, kalau karakter dan sikap remajanya sudah baik maka kedepannya bangsa tersebut pun akan gemilang.”






Seminar GenRe, Lahirkan Remaja Berkualitas

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :
With 0komentar

Pelantikan Pengurus Baru Ikatan Mahasiswa Kepulauan Riau

|
Baca selengkapnya »
Zakiyah Rizki Sihombing

Pijar, Medan. Kepengurusan baru Ikatan Mahasiswa Kepulauan Riau (IMKR) periode 2015-2016 secara resmi dilantik pada Minggu siang (20/12) lalu. Acara pelantikan tersebut digelar di Asrama Putri IMKR, jalan Dr. Mansyur Gg Sehat, Medan. Pergantian pengurus baru ini diadakan untuk menyerahkan jabatan secara penuh dari kepengurusan IMKR sebelumnya yang diketuai oleh Agustinus Junedi kepada Al-Aminul Kahfi, Ketua IMKR terpilih.

Acara dibuka pada pukul setengah dua siang dengan menampilkan tari persembahan melayu dari mahasiswi Sastra Melayu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan oleh ketua panitia acara, Michael Mayor Panjaitan. Dalam sambutannya Michael menungkapkan bahwa janganlah mendasari kepemimpinan dari masa jabatan sebelumnya tetapi bagaimana melaksanakan yang ada saat ini agar bisa berguna untuk kepengurusan yang akan datang sebab seorang pemimpin dipilih bukanlah semata-mata karena Ia hebat tetapi karena Ia mampu mengendalikan orang-orang hebat disekitarnya.

Kata sambutan dilanjutkan oleh Taufik Afdal, perwakilan pembina IMKR Medan. Beliau menegaskan bahwasanya IMKR dibentuk untuk menjadi sentral kebudayaan Melayu di kota Medan. “Semoga IMKR semakin baik lagi kedepannya dan bisa semakin eksis seperti IMKR yang ada di Pulau Jawa” tambahnya.

Setelah itu, seluruh pengurus yang diwakilkan oleh Badan Pengurus Harian dan masing-masing Ketua Divisi terpilih diikat janjinya dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh Taufik Afdal. Dalam pembacaan ikrar tersebut para pengurus diminta untuk berkomitmen membangun nama baik IMKR Medan serta menjalankan tugas, kewajiban dan fungsinya
Kegiatan diteruskan dengan penjelasan mengenai divisi-divisi yang ada di IMKR Medan antara lain Hubungan Masyarakat, Keagamaan, Pemuda dan Olahraga, Dana dan usaha serta Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Yasmin Mei sarah, yang merupakan salah satu IMKR Medan berharap agar pengurus selanjutnya bisa mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dan bisa menjadi sentral bagi kebudayaan melayu di Medan. “Harapan besar juga semoga dalam periode kepengurusan ini bisa terlaksana acara Kepulauan Riau Expo atau biasa disebut dengan Pameran Kebudayaan Melayu yang dapat mengundang Raja dari Kepulauan Riau itu sendiri” tambahnya.

Dipenghujung acara, Al-Aminul Kahfi selaku ketua IMKR terpilih bersama dengan Andi Febrian menampikan senandung gurindam 12 yang merupakan senandung khas Melayu. Acara semakin meriah dengan dilanjutkannya penampilan sebuah lagu yang dibawakan oleh Devi dan Ganda. 

IMKR dibentuk oleh Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk memperkenalkan suku, kebudayaan, bahasa, tarian, dan permainan Gasing yang ada di Kepri kepada masyarakat yang ada di kota Medan. Michael, salah satu anggota IMKR berharap agar kedepannya IMKR dapat dikenal sebagai paguyuban paling aktif, berkualitas dan memberikan efek positif kepada masyarakat luas.

Acara berakhir pada pukul setengah empat dan ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Amrullah serta foto bersama seluruh anggota IMKR Medan.



Pelantikan Pengurus Baru Ikatan Mahasiswa Kepulauan Riau

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :
With 0komentar

Indonesia Youth Icon Gelar Acara Kekompakan Ibu dan Anak

|
Baca selengkapnya »
Zakiyah Rizki Sihombing

Pijar, Medan. Dalam menyambut hari Ibu Nasional ke 87 pada 22 Desember mendatang, Indonesia Youth Icon (IYI) menggelar acara Hari Ibu Nasional dan Bazar buku bersama Gramedia di MiaMiu Place Komplek Setia Budi Centre, Medan pada Minggu (20/12) lalu. Peringatan hari Ibu Nasional ini mengusung tema Terimakasih Ibu. Tema tersebut disesuaikan dengan tujuan diselenggarakannya kegiatan. Acara dibuka oleh Master of Ceremonial (MC) tepat pada pukul sepuluh pagi lalu kemudian dimeriahkan dengan senam Indonesia Sehat yang dipandu oleh Teti Situngkir.


Setelah itu, acara dilanjutkan kembali dengan kata sambutan oleh ketua Panitia Khairil Anwar Samosir, beliau mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan untuk menyambut hari Ibu Nasional serta mempererat hubungan Ibu dan anak agar anak bisa mengaplikasikan ungkapan cinta kepada ibunya masing-masing sebab Ibu adalah Tuhan kita di bumi. Dimana manfaatnya adalah agar para pemuda Indonesia dapat memaknai hari Ibu dengan bersama-sama seraya mempererat tali silaturrahmi.

President Indonesia Youth Icon, Dedi Nasution mengungkapkan dalam sambutannya bahwa acara seperti ini dimulai dari hal yang kecil dan kemudian akan menjadi besar agar anak dapat menyadari keberadaan ibu serta memuliakannya. “Mengutip surah Luqman ayat 14 bahwa manusia diperintahkan untuk berbuat baik kepada Ibu Bapak, Ibu yang mengandung dalam keadaan lemah dan menyapih dua tahun lamanya, hal tersebut menyadarkan kita agar bersyukur kepada Allah SWT seraya senantiasa membahagiakan Ibu karena doa Ibu sepanjang masa bukan hanya sepanjang jalan” tambahnya. Dedi juga menghimbau kepada seluruh anak Indonesia terutama para tamu undangan yang hadir untuk menyanyangi, menghormati dan memuliakan orang tua, terutama Ibu.
“Menjadi orang tua adalah sebuah karir 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sepanjang tahun, sepanjang hidup, tidak ada cuit, tidak bergaji, tidak ada uang lembur, tidak ada tunjangan tapi berbanggalah wahai para Ibu karena tidak ada yang sanggup membayar kita selain Allah SWT” ungkap Mora Nasution. Dalam kesempatannya Mora Nasution selaku Founder Indonesia Youth Icon menampilkan video IYI selama satu tahun terakhir yang membuat para tamu undangan tercengang dengan acara luar biasa yang telah IYI selenggarakan meski usianya belum genap satu tahun.

Serangakain acara disambung dengan penampilan hiburan dari finalis IYI dan MyCare berupa pembaca puisi diiringin lantunan biola, Pencak Silat, dan kado terindah untuk Ibu dengan memberikan hadiah terbaik yang diwakilkan oleh empat orang finalis IYI kepada Ibu masing-masing. Sebagai proses memeriahkan acara, IYI juga mempersembahkan games kekompakan Ibu-anak dan lomba memasak yang kemudian disambut meriah oleh para penonton. 

“Acaranya bagus, sederhana tapi sangat bermakna. Seperti pasangan Ibu dan anak yang hadir, mereka terlihat terharu dan bahagia dengan momen hari ini. Semoga dengan adanya acara tadi membuat saya dan kita semua lebih menyayangi Ibu” komentar Puspita, yang merupakan salah satu kandidat pemenang pada perlombaan yang diadakan oleh IYI tersebut.

Acara yang berlangsung seharian penuh ini juga mengadakan beberapa perlombaan seperti lomba menulis puisi, lomba menulis surat untuk Ibu, lomba foto Instagram. Di penghujung acara, MC mengumumakan para pemenangnya yang masing-masing pemenang mendapatkan voucher belajar di On The Stage, voucher beauty, fresh, elegant di MiaMiu Place dan hadiah lainnya dengan total nilai jutaan Rupiah. Juga terdapat pemilihan Ibu-Ibu Tangguh terpilih.

Indonesia Youth Icon adalah sebuah wadah bagi pemuda Indonesia untuk membangun kader bangsa yang dapat mencapai kesuksesan dan kemudian dikagumi agar terciptanya masyarakat Indonesia yang memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara dilandasi dengan penghayatan terhadap Pancasila. Juga meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa patriotisme dalam upaya menanggulangi tantangan global bagi bangsa Indonesia sebagai negara dengan potensi hayati yang menjadi incaran bangsa asing dimasa yang akan datang.

M. Iqbal Lubis, salah satu dari tim kepanitian inti IYI mengatakan “ Hari Ibu bukan dirayakan hari ini saja, bisa setiap hari. Jangan hari ini kita menangis tetapi keesokannya harinya menyakiti hati Ibu kita. Kompaklah dengan Ibu, sayangi dan jaga mereka selagi ada. Harapannya dengan ada kegiatan ini semoga membuat hubungan ibu dan anak lebih baik lagi.”

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Mercusuar Dunia oleh finalis IYI. Pada akhir acara Mora Nasution mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri satu tahun terakhir orang tua dan anak sibuk dengan urusan masing-masing, sehingga muncullah pemikiran baru dari finalis IYI untuk menyelenggarakan acara ini yang bertujuan untuk merekatkan kembali hubungan ibu dan anak, walau hanya sebentar tapi setidaknya pernah seru-seruan bersama. “Acaranya sudah sangat luar biasa, kurang sana sini itu biasa” tutupnya.

Devi Olivia, Gadis PERMATA

| Selasa, 15 Desember 2015
Baca selengkapnya »

Perempuan multitalenta, mungkin itu adalah sebutan yang tepat untuk gadis kelahiran 18 Desember 1996 di Lahat, Sumatera Selatan ini. Namanya Devi Olivia Maharani.Ia adalah salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan PERMATA (Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara) ke Universitas Sumatera Utara Medan, yaitu merupakan kegiatan yang digagas oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi (MRPTNI).
Bukan main-main, sebab program Permata yang diikuti Devi sekarang adalah salah satu program bergengsi di kalangan mahasiswa/i se-Indonesia. Atas prestasi akademik dan non akademik yang mampu ia raih menjadi penghantar gadis berkulit putih ini untuk dapat bertukar budaya, ilmu dan wawasan ke kota Medan.
"Awal ke Medan aku kaget karena gak bisa bedain orang Medan marah dan ngomong biasa, terus naik angkot disini kayak fast and furios gitu" ungkapnya sambil tertawa ketika ditanya mengenai pengalamannya pertama kali menginjakkan kaki di kota metropolitan ini.

Sesuai dengan jurusannya di perkuliahan, yaitu Ilmu Komunikasi, pengalamannya di bidang ini sudah tidak diragukan lagi, terbukti dari job MC yang diterimanya beruntun di acara bergengsi kota Bandung seperti : MC PPMB Unpad 2014, MC Transisi (PMB FIKOM) 2014, Moderator Audiency P2k2m bersama UKM Fikom 2014, MC Pembukaan PKM - GT Unpad 2014, MC Dedikasi (PMB FIKOM ) 2015 , MC Maroon Inspiration 2015, MC Expo Socioenterpreneurship dalam rangka Dies Natalis Unpad ke - 58 2015, MC Seminar Kewirausahaan Sosial With DBS Foundation 2015 dan MC Pembukaan Pelatihan Pimnas Unpad 2015. Devi mengaku bahwa basic MC yang Ia dapatkan sekarang adalah akibat ketekunannya bergabung di Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Unpad, disana Ia banyak belajar public speaking untuk mengasah kemampuannya.

Selain menguasai Ilmu Komunikasi dan MC, gadis cerdas ini juga kerap menjadi Event Organizer (EO) pada event-event keren di Unpad seperti -PO Ucamaintian (Unpad Main Catur tiga Bergantian) 2014, PO Serah terima Jabatan Rektor Lama - Baru Unpad 2015 , PJ Wisuda Unpad Gelombang Mei 2 sesi 3-4 2015, PO Wisuda Unpad Gelombang 3 Agustus 2015 dan juga PO Halal bihalal Rektorat bersama Anak Yatim 2015. Tidak heran, berkat prestasi luar biasa yang dimilikinya, Ia bisa mendapatkan beasiswa DIKTI pada tahun ini, sungguh membanggakan.

Berkat program PERMATA yang sedang ia jalani, kini Ia mengaku mendapatkan teman-teman yang baik di kota Medan, dan itu sangat membuatnya bahagia meskipun akan berpisah awal 2016 mendatang. "Orang Medan itu apa adanya, itu yang aku suka. Sebentar lagi mau pisah sama teman-teman di Medan rasanya sedih karena pada awalnya sedih memulainya tapi sudah harus berpisah, karena untuk beradaptasi itu butuh waktu, ketika udah nyaman tapi harus berpisah," ujarnya lagi.
Terkhusus untuk sobat belia, Devi memberikan tips bahwa sebagai remaja yang aktif kita harus percaya diri, berani mencoba, selalu sharing dengan banyak orang untuk membangun link dan mengembangkan pengetahuan. (zakiyah rizki sihombing/ ryvani fadlila siregar)

Devi Olivia, Gadis PERMATA

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :Selasa, 15 Desember 2015
With 0komentar

Urus SIM Sekarang Bisa Online

|
Baca selengkapnya »

Asyik! Sekarang tidak perlu antri buat mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM). Soalnya, awal Desember lalu, tepatnya tanggal 6 Desember 2015 SIM Online resmi diluncurkan di seluruh Indonesia secara serentak. Begitupun dengan Kota Medan, bertepatan di Lapangan Merdeka, Kepolisian Daerah berhasil meresmikannya dengan sukses. Pelayanan SIM online ini sudah berintegrasi dari 45 satuan Pelaksanaan Administrasi (Satpas) Lantas se-Indonesia sehingga dapat diakses dengan mudah tanpa memerlukan banyak biaya dan waktu.
Medan Bisnis, 13 Desember 2015

Kebijakan ini pun disambut baik kalangan masyarakat khususnya mahasiswa karena dianggap bisa memutus mata rantai atau setidaknya mengurangi praktik percaloan. "Semoga pelayanan online ini semakin oke dan benar-benar mempermudah masyarakat," ujar salah seorang mahasiswa. Sesuai peraturan Presiden Nomor 50 tahun 2010, pengurusan SIM online hanya memerlukan biaya yang terjangkau, seperti SIM A dikenakan biaya Rp 80 ribu, sementara untuk biaya SIM C Rp 75 ribu.




Polri bersama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) melakukan Joint Development Program dan Grand Launching pengembangan SIM online dengan penggunaan aplikasinya. Yang kemudian calon pengurus dapat melakukan pembayaran melalui Unit kerja Bank BRI dan E-Channel Bank BRI seperti melalui ATM dan Internet Banking. Program ini merupakan startegi terobosan yang kreatif dari Polri guna memanfaatkan teknologi untuk mempermudah masyarakat yang dahulunya masih memakai sistem manual. Tujuannya adalah untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan SIM yang berbasis online tanpa harus kembali ke tempat daerah asal dan bisa mengurus di tempat keberadaan sang calon pengurus.

Tak hanya itu keberadaan SIM online ini juga bertujuan untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam hal pengurusan SIM tanpa melibatkan makelar/calo yang kini kian marak dan kerap merugikan masyarakat. Adanya SIM online di kota Medan khususnya dimanfaatkan oleh banyak masyarakat luas dan diharapkan masyarakat tersebut dapat senantiasa memenuhi peraturan lalu lintas dalam berkendara dengan menggunakan SIM, sebab berkendara yang baik adalah cermin budaya bangsa.

Keunggulan dengan adanya SIM online ini adalah selain sistem yang sudah computerized, masyarakat juga tidak perlu mengisi formulir secara hard copy. Hal positif lainnya adalah, Polri akan lebih dimudahkan dalam melakukan kegiatan Monitoring dan Reporting, juga dapat meminimalisir adanya potensi kecurangan yang sering terjadi sehingga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas agar masyarakat tidak rancu dalam pola pikir. Adapun yang dibutuhkan untuk pengurusan SIM online ini adalah e- KTP, SIM yang lama dan surat keterangan sehat dari klinik atau rumah sakit tertentu yang kemudian dibawa ke Sat Lantas Polresta maupun pusat layanan keliling yang terdapat di lokasi strategis untuk dilakukan pencocokan data berupa sidik jari dan foto sehingga dapat langsung dilakukan pencetakan. Khusus untuk perpanjangan agar mengurus dalam jangka dua minggu sebelum masa berlaku habis untuk mempermudah pengurusan.

Namun, sangat disayangkan perpanjangan SIM secara online ini tidak berlaku untuk semua jenis SIM, hanya diperuntukkan SIM A dan SIM C. Pasalnya untuk pengurusan jenis SIM selain itu diharuskan kembali ke daerah pembuatan dan menjalani uji mengemudi kembali untuk dapat dinilai masih layak atau tidak mendapatkan lisensi dalam mengemudi. (zakiyah rizki sihombing/ ryvani fadlila siregar)

Urus SIM Sekarang Bisa Online

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :
With 0komentar

BANJIR LAGI BANJIR LAGI

|
Baca selengkapnya »
Zakiyah Rizki Sihombing

Belakangan ini curah hujan yang tinggi kerap melanda Medan inti kota dan pinggiran mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Masyarakat kota Medan mulai resah, terganggu dan gelisah sebab banjir tersebut mengakibatkan terhambatnya aktifitas seperti ruas jalan yang ditutup, wabah penyakit yang menyebar, kendaraan yang mogok ketika meilntasi jalan yang tergenang air dan rumah yang kotor sampai masuk ke kediaman warga. Ratusan rumah terendam dan ribuan warga terpaksa mengungsi seiring menunggu berangsur surutnya banjir.
Medan Bisnis, 06 Desember 2015

Drainase atau pengatusan yang diartikan sebagai pembuangan massa air alami maupun buatan dari permukaan atau bawah permukaan suatu tempat kini dianggap buruk dan tidak berfungsi. Tak hanya itu, meluapnya aliran sungai yang ada di kota Medan juga membuat banjir semakin parah dan sulit dikendalikan. Memang benar meluapnya aliran sungai adalah persoalan lingkungan dimana terjadi kerusakan daerah aliran sungai yang kemudian menyebabkan sedimentasi, penyempitan sehingga membuat palung sungai tak maksimal menampung air. Namun, aksi pemerintah belum terlihat nyata seperti turun tangan dan mengatasi banjir yang melanda kota metropolitan ini.

Semakin banyak penduduk yang berdiam menghuni di kota Medan dan didirikannya rumah di bantaran sungai memperparah kondisi yang menyebabkan banjir di kota Medan, tak jarang banjir besar melanda enam kecamatan di kota Medan seperti Medan Baru, Medan Selayang, Medan Johor, Medan Petisah, Medan Polonia dan Medan Marelan.
Warga seperti kehabisan solusi, berbagai cara sudah dicanangkan namun pengaplikasian nyata sepertinya kurang dimaksimalkan. Di Medan sendiri saluran drainase memang terlihat tidak berfungsi. Parit, gorong-gorong dan saluran air dipenuhi sampai yang tidak dikendalikan dengan baik. Sungai juga dipenuhi sampah yang sebelumnya dibuang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini adalah poin utama yang menjadikan tersumbatnya sampah dimana-mana, tidak heran ketika curah hujan tinggi maka banjir pun menghampiri.

"Medan banjir karena banyak orang buang sampah tidak pada tempatnya, diharapkan masyarakat dapat membuat pencegahan seperti bendungan, memperhatikan kebersihan, membersihkan selokan, buat aliran air, biopori dan menggali sumur" komentar Riska, salah satu mahasiswi USU.

Medan sebagai kota padat penduduk sepertinya sudah pantas untuk lebih memperhatikan lagi kebersihan lingkungannya, dimana hal ini wajib dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Banjir yang menjebak agar kelak tidak memperparah keadaan, diharapkan masyarakat sadar untuk membuang sampah pada tempatnya, mengurangi tingkat kelahiran, membersihkan selokan dan aktif bergotong royong. Tidak hanya itu, pemerintah juga kedepannya dimohonkan untuk dapat menghimbau masyarakat kota Medan untuk berbenah diri terutama agar kebersihan lingkungan dapat terjaga demi menghindari bencana banjir yang kerap merugikan kita semua. Juga dapat memfungsikan kembali drainase untuk mengatur pasokan air demi pencegahan banjir dan menjaga kualitas air tanah. (zakiyah rizki sihombing/ ryvani fadlila siregar)

BANJIR LAGI BANJIR LAGI

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :
With 0komentar

Asyik, Gojek Hadir di Medan

|
Baca selengkapnya »

Empat tahun lalu, tepatnya tahun 2011 penduduk Indonesia telah dikejutkan dengan inovasi-inovasi baru karya anak bangsa. Seperti halnya yang dilakukan oleh Nadiem Makarim, pria asal Pekalongan lulusan Master of Business Administration dari Harvard University ini telah membuka peluang kerja besar bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ya, Indonesia telah mengenal Go-Jek, yaitu bagian dari smart city yang juga tengah digembor-gemborkan pemerintah sebagai social entrepreneurship inovatif.
Medan Bisnis, 29 November 2015
Go-Jek lebih dikenal masyarakat sebagai jasa transportasi yang mengedepankan teknologi sebagai pendukungnya, yaitu adanya aplikasi di Playstore yang memudahkan customer dalam melakukan pemesanan, dimana customer dapat mengakses jasa layanan seperti transport, instant courier, go food dan shopping.

Sobat belia pasti sudah mengenal transportasi jenis ini, jaket dan helm hijau bertuliskan "Go-jek" akan langsung teringat di benak kita karena fenomena hadirnya yang sudah bertebaran di media massa. Keunggulan yang diciptakan menjadi kemudahan bagi pengguna jasa angkutan umum lainnya. Kemacetan di sejumlah kota di Indonesia, membuat orang memilih ojek sebagai transportasi karena merasa dapat lebih awal sampai ke tujuan.

Go-Jek yang mengutamakan jasa transportasi aman, nyaman dan berteknologi ini mulai diapresiasi oleh banyak orang, terlebih lagi di kota Medan. Selain memberikan kemudahan dalam perjalanan antar-jemput, Go-Jek juga menyediakan jasa angkut barang, kuliner, dan shopping.

Sehingga para driver Go-Jek tidak hanya melayani customer-nya tetapi juga bisa mengantarkan makanan, barang dan membeli apa saja yang diinginkan customer-nya selagi masih bisa dibawa oleh sepeda motor. Setelah tren sebagai transportasi alternatif di tengah situasi macet Jakarta, kini Gojek hadir di Medan. Maklum, Medan pun kini serupa tapi sama dengan Jakarta. Hari-hari di jalanan Kota Medan saat ini penuh dengan situasi macet. Tidak heran, banyak juga yang menyambut positif kehadiran Go-jek ini.

Dalam perkembangan yang pesan itu, Go-Jek hadir sebagai perusahaan transportasi berbasis pesananan yang memanfaatkan teknologi smartphone secara usefull juga sistem yang mengakomodir gaya hidup modern seperti sekarang ini. Untuk melakukan pemesanan, calon customer hanya perlu menginstal aplikasi Go-Jek di smartphone-nya, kemudahan ini dirasakan langsung oleh salah satu pengguna Go-Jek di kota Medan. "Pesannya mudah cuma lewat aplikasi, murah dan gak ribet," ujar Hari.
Para komentator--Kata Mereka tentang Go-Jek

Kehadiran Go-Jek memberikan manfaat besar bagi Indonesia, selain mendorong perubahan sektor transportasi informal agar dapat beroperasi secara profesional, Go-Jek juga membuka lapangan pekerjaan dengan pendapatan yang layak bagi banyak orang. Customer-nya bukan hanya kaum muda tetapi dari semua kalangan yang lebih melek akan teknologi dan memilki mobilitas lumayan tinggi, transparan, modern, dan profesional.

Tidak kalah dengan transportasi lain, Go-Jek memiliki trik tertentu agar mendapatkan kepercayaan dari customernya yaitu mengutamakan safety riding, terlihat dari penampilan para driver Go-Jek yang kerap menggunakan helm standar, memiliki Surat Izin Mengemudi sebagai pertanda pengguna jalan yang baik serta memakai aksesoris yang disediakan oleh Go-Jek seperti jaket dan masker mulut.
Hal ini membuat kemungkinan kepercayaan customer lebih besar dan akan merasa nyaman serta aman dalam berkendara dalam masa perjalanan baik jauh maupun dekat. (zakiyah rizki sihombing/ ryvani fadilla siregar)
Sang Penulis

Asyik, Gojek Hadir di Medan

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲