Blog ini boleh dibaca oleh siapapun, yang besar, kecil, muda sampe yang mbah-mbah. Salam Sahabat: Zakiyah Rizki Sihombing

Post Terbaru

Gadis Kecil Hafizah Qur'an

| Senin, 07 Juli 2014
Baca selengkapnya »
.


      Aja Naken Syifa, satu nama yang baru saja kukenal. Pertama kali aku melihatnya ia sedang berlari-lari riang di sebuah mesjid kota Medan dalam rangka perlombaan hafizh Qur'an Trans 7. Itulah awal pertemuanku dengannya, aku terus memperhatikan setiap langkah dan tawanya, seperti ada sisi aura beda yang ia miliki sehingga membuatku terkesima.



      Kemudian, di hari yang lain. Secara kebetulan aku menjadi panitia isra' mi'raj di kampusku, acara isra' mi'raj ini mengadakan berbagai perlombaan untuk anak-anak. Ketika technical meeting dengan orang tua diadakan, seorang anak hadir bersama orang tuanya , anak kecil itu dengan polosnya membuka sepatunya, sementara tamu yang lain tidak melakukannya, lalu ibunya mengatakan padanya untuk tetap memakai sepatunya, "mulia sekali adik ini" batinku . Aku pun mencoba mengingat-ingat kembali, seperti pernah melihatnya. Tak lama setelah ibunya duduk disampingku aku baru tersadarkan bahwa adik kecil ini bernama Aja Naken Syifa, gadis kecil yang kutemui di mesjid beberapa waktu lalu.

Ibunya melemparkan senyumnya padaku ketika baru saja duduk, dengan rasa penasaran aku pun bertanya untuk memastikan bahwa gasid kecil yang kutemui di mesjid itu adalah gadis yang sama dengan yang hadir hari ini. Ternyata benar. Ibunya menyatakan bahwa Naken sudah masuk ke dalam enam besar pada perlombaan hafizh qur'an lalu untuk dikirim ke Jakarta. Didalam hati aku pun berdoa "semoga adik kecil menjadi orang besar yang membanggakan agamanya."

      Ia mengikuti perlombaan hafalan juz amma pada acara isra' mi'raj di kampusku, karena kekagumanku padanya aku tak lupa untuk menyempatkan diri melihatnya pada saat perlombaan, aku melihatnya melafalkan ayat dengan baik saat itu, benar-benar gadis kecil yang luar biasa.

      Acara isra' mi'raj telah selesai, di akhir acara adalah pengumuman pemenang perlombaan. Menunggukan pengumuman aku melihat Naken, aku mengajaknya berfoto sebagai kenang-kenangan

      Rasanya senang sekali bisa mengenal gadis kecil ini. Pemenang dibacakan dari juara 3 sampai juara satu. Aku melihat wajahnya ketika namanya belum terpanggil sebagai pemenag, ada raut wajah kecewa di matanya.

"Naken maunya juara berapa" tanyaku

      Dia diam, lalu mengacungkan jari telunjuknya. Ia ingin jadi yang pertama rupanya. Setelah juara dua dipanggil dan ternyata itu bukan dia, dia pun berlari mendatangi ibunya tapi tidak berkata apa-apa. Mungkin ia berfikir bahwa ia tidak menjadi juara.

"Juara pertama jatuh kepada.....Aja Naken Syifa......" suara dewan juri terdengar kuat

      Aku pun langsung bertepuk tangan meriah, kulihat Naken yang terlihat sangat gembira dan menatap mata Ibunya. Ibunya mengangguk, berarti menyuruhnya naik ke atas pentas untuk mengambil trophy dan hadiahnya.

      Gadis kecil yang telah hafal empat juz ini benar-benar membuatku bangga telah mengenalnya, ia gigih dalam segala hal yang ia lakukan.

      Selepas dari acara isra' mi'raj itu berlangsung Naken datang menemuiku, mungkin atas perintah ibunya. Ia menyalamiku, aku terharu dan kemudian mengatakan 'Jadi anak yang baik ya Sayang" , ia mengangguk. Terlihat di ujung sama Ibunya tersenyum padaku.


      Dan hari ini , aku menyaksikannya di Trans 7 membacakan hafalan Qur'annya dengan baik. Ternyata ia lulus menuju panggung Trans 7, ibunya pasti bangga, begitu juga denganku.



Naken, semoga kelak kamu menjadi hafizah qur'an yang hebat dan teguh pada agama.




Gadis Kecil Hafizah Qur'an

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :Senin, 07 Juli 2014
With 0komentar

Resolusi Ramadhan

| Rabu, 02 Juli 2014
Baca selengkapnya »

Huaaaaaaaaa, ramadhan tiba, ramadhan tiba (sambil nyanyi-nyanyi). Yups ini adalah ramadhan ke 19 dalam hidupku, ramadhan yang enggak boleh aku sia-siakan begitu aja.

Resolusi, ya..ada dua puluh lima resolusi yang harus terkerjakan bulan ramadhan ini. Mau tahu gak ? kasih tahu gak ya * loh




1. Belajar nyetir (lagi) sampe benar-benar bisa. Habisnya mobil enggak ada yang bisa pakai sih ckck

2. Ibadah full ; tilawah, shalat lima waktu, tarawih dan tadarus

3. Satu hari (minimal) satu judul puisi

4. Baca real storynya Kak Zacky sampai ending

5. Posting blog sampai penuh ( karena enggak ada yang mau diposting makanya posting resolusi ini wkwk )

6. Bantuin ummi setiap hari di toko, semoga usaha lancar

7. Buka puasa bareng anak CERMAT

8. Buka puasa bareng Ajie

9. Kirim karya ke Media ( harus produktif )

10. DIET (setidaknya berat badan enggak tambah naik)

11. Harus melihat isi PORTAL indeks prestasi semester empat diatas 3,75 ( tinggi banget mimpi lo Zakiyah hahaha )

12. Istikharah untuk pilihan konsentrasi (Jurnal or Public Relation)

13. Harapan paling besar (pengen punya camera DSLR)

14. Search gambaran mata kuliah semester IV, siapakan uang untuk beli bukunya

15. Tonton habis tiga drama korea, buat hiburan wkkw

16. Baca novel-novel yang belum terbaca

17. Belajar TOEFL ( jangan sampai nyendat englishnya) hehe

18. Tulis cerpen tentangnya, tentang mereka

19. Belajar buat kue ulang tahun "Pondan for my mom"

20. Belajar otodidak siaran radio, search referensinya

21. Beli wifi portable untuk tab atau beli hape baru juga boleh deh wkwk

22. Belajar masak

23. Produktif nge-quis lagi

24. HARUS, PASTI, MESTI lulus beasiswa KSE (pengumumannya bulan delapan sih ckck)---yang lagi baca poin 24 ini tolong di-Aamiinkan ya, Aamiin..

25. Ramadhan ini harus lebih baik dari Ramadhan kemarin.


Mudah-mudahan semua resolusi ini bisa tercapai dengan mudah, Aamiin . Restui aku ya Allah :')




NB : Poin yang lebih awal bukan pasti menetukan bahwa itu yang diprioritaskan ;)






Tweeter : @AtuAlaa

FB : Zakiyah Rizki Sihombing





Resolusi Ramadhan

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :Rabu, 02 Juli 2014
With 0komentar

KEDA

| Selasa, 01 Juli 2014
Baca selengkapnya »


Kalau lagi ramadhan seperti ini saya jadi ingat kamu, ingat berbagai kejadian yang sering kita lewati berdua dulunya. Satu hal yang paling saya ingat adalah ketika kita masih duduk di bangku MTs, kita sama-sama lagi enggak bisa puasa waktu itu , kamu ajak saya jajan di dekat sekolah dan saya mengiyakan. Dengan sembunyi-sembunyi kita menikmati jajanan yang telah kita beli dengan lahap, tetapi kita ketahuan oleh teman-teman dan kita berlari , tertawa sambil ketakutan.

Keda, saya rindu kamu. Saya pengen melewati ramadhan denganmu, untuk sekedar berbuka bersama, sekali saja, tetapi kamu terlalu jauh.
 
Kamu ingat gak, ketika untuk pertama kalinya kita diperkenalkan oleh Ummiku dan Uwamu? kita berkenalan tanpa salaman, saya langsung mengajakmu menaiki sepeda roda dua bersama, hingga akhirnya kita terjatuh dan tertawa bersama, duh saya benar-benar rindu masa kecil kita.
Tahu-tahu kita masuk SD yang sama, semenjak itu kita menjadi teman akrab. Kamu terlihat berusaha menjadi teman yang baik, rival yang sehat. Ketika saya selangkah di depan, kamu juga berusaha menggapai seperti langkah saya, begitu juga dengan saya, kita saling berlomba memperebutkan prestasi.

Enam tahun duduk sebangku denganmu, membuat saya sedikit bosan hehe...,

"Keda, kalau MTs nanti kita jangan sebangku lagi ya" ujarku

Kamu tersenyum dan terlihat sedikit keheranan. Mungkin kamu heran dengan pernyataanku.

"Lihat aja nanti" jawabmu


Hari pertama masuk MTs. Pagi itu saya masih duduk sendiri. Tiba-tiba kamu hadir dengan senyum sumringah dan duduk di samping saya, saya sedikit menolak. Tapi kamu bertahan. Semenjak saat itu saya sadar, bahwa ada seorang sahabat yang benar-benar ingin disamping saya, itu kamu.

Keda, kamu banyak mengajarkan saya tentang berbagai hal, terutama tentang sebuah aksara. Kamu ajarkan saya berlantun dengan Al-qur'an, kamu tegur saya ketika ada pelafalan saya yang kurang baik menurutmu, terima kasih Keda. Saya enggak akan pernah lupa itu .

Sekarang kamu jauh, kita terpisah oleh Negara. Tahukah kamu bagaimana perasaan saya ketika kamu pergi tanpa pamit, saya fikir kamu kembali, tapi ternyata tidak. Saya hanya bisa tanya kabar kamu lewat sosial media,sekali lagi saya katakan...saya rindu kamu. Tetapi, saya enggak tahu apakah kamu juga merasakan rindu yang sama dengan saya ?


KEDA

Posted by : Zakiyah Rizki Sihombing
Date :Selasa, 01 Juli 2014
With 0komentar
Next Prev
▲Top▲