Blog ini boleh dibaca oleh siapapun, yang besar, kecil, muda sampe yang mbah-mbah. Salam Sahabat: Zakiyah Rizki Sihombing

Indonesia Youth Icon Gelar Acara Kekompakan Ibu dan Anak

| Selasa, 22 Desember 2015
Zakiyah Rizki Sihombing

Pijar, Medan. Dalam menyambut hari Ibu Nasional ke 87 pada 22 Desember mendatang, Indonesia Youth Icon (IYI) menggelar acara Hari Ibu Nasional dan Bazar buku bersama Gramedia di MiaMiu Place Komplek Setia Budi Centre, Medan pada Minggu (20/12) lalu. Peringatan hari Ibu Nasional ini mengusung tema Terimakasih Ibu. Tema tersebut disesuaikan dengan tujuan diselenggarakannya kegiatan. Acara dibuka oleh Master of Ceremonial (MC) tepat pada pukul sepuluh pagi lalu kemudian dimeriahkan dengan senam Indonesia Sehat yang dipandu oleh Teti Situngkir.


Setelah itu, acara dilanjutkan kembali dengan kata sambutan oleh ketua Panitia Khairil Anwar Samosir, beliau mengatakan bahwa acara ini dilaksanakan untuk menyambut hari Ibu Nasional serta mempererat hubungan Ibu dan anak agar anak bisa mengaplikasikan ungkapan cinta kepada ibunya masing-masing sebab Ibu adalah Tuhan kita di bumi. Dimana manfaatnya adalah agar para pemuda Indonesia dapat memaknai hari Ibu dengan bersama-sama seraya mempererat tali silaturrahmi.

President Indonesia Youth Icon, Dedi Nasution mengungkapkan dalam sambutannya bahwa acara seperti ini dimulai dari hal yang kecil dan kemudian akan menjadi besar agar anak dapat menyadari keberadaan ibu serta memuliakannya. “Mengutip surah Luqman ayat 14 bahwa manusia diperintahkan untuk berbuat baik kepada Ibu Bapak, Ibu yang mengandung dalam keadaan lemah dan menyapih dua tahun lamanya, hal tersebut menyadarkan kita agar bersyukur kepada Allah SWT seraya senantiasa membahagiakan Ibu karena doa Ibu sepanjang masa bukan hanya sepanjang jalan” tambahnya. Dedi juga menghimbau kepada seluruh anak Indonesia terutama para tamu undangan yang hadir untuk menyanyangi, menghormati dan memuliakan orang tua, terutama Ibu.
“Menjadi orang tua adalah sebuah karir 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sepanjang tahun, sepanjang hidup, tidak ada cuit, tidak bergaji, tidak ada uang lembur, tidak ada tunjangan tapi berbanggalah wahai para Ibu karena tidak ada yang sanggup membayar kita selain Allah SWT” ungkap Mora Nasution. Dalam kesempatannya Mora Nasution selaku Founder Indonesia Youth Icon menampilkan video IYI selama satu tahun terakhir yang membuat para tamu undangan tercengang dengan acara luar biasa yang telah IYI selenggarakan meski usianya belum genap satu tahun.

Serangakain acara disambung dengan penampilan hiburan dari finalis IYI dan MyCare berupa pembaca puisi diiringin lantunan biola, Pencak Silat, dan kado terindah untuk Ibu dengan memberikan hadiah terbaik yang diwakilkan oleh empat orang finalis IYI kepada Ibu masing-masing. Sebagai proses memeriahkan acara, IYI juga mempersembahkan games kekompakan Ibu-anak dan lomba memasak yang kemudian disambut meriah oleh para penonton. 

“Acaranya bagus, sederhana tapi sangat bermakna. Seperti pasangan Ibu dan anak yang hadir, mereka terlihat terharu dan bahagia dengan momen hari ini. Semoga dengan adanya acara tadi membuat saya dan kita semua lebih menyayangi Ibu” komentar Puspita, yang merupakan salah satu kandidat pemenang pada perlombaan yang diadakan oleh IYI tersebut.

Acara yang berlangsung seharian penuh ini juga mengadakan beberapa perlombaan seperti lomba menulis puisi, lomba menulis surat untuk Ibu, lomba foto Instagram. Di penghujung acara, MC mengumumakan para pemenangnya yang masing-masing pemenang mendapatkan voucher belajar di On The Stage, voucher beauty, fresh, elegant di MiaMiu Place dan hadiah lainnya dengan total nilai jutaan Rupiah. Juga terdapat pemilihan Ibu-Ibu Tangguh terpilih.

Indonesia Youth Icon adalah sebuah wadah bagi pemuda Indonesia untuk membangun kader bangsa yang dapat mencapai kesuksesan dan kemudian dikagumi agar terciptanya masyarakat Indonesia yang memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara dilandasi dengan penghayatan terhadap Pancasila. Juga meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa patriotisme dalam upaya menanggulangi tantangan global bagi bangsa Indonesia sebagai negara dengan potensi hayati yang menjadi incaran bangsa asing dimasa yang akan datang.

M. Iqbal Lubis, salah satu dari tim kepanitian inti IYI mengatakan “ Hari Ibu bukan dirayakan hari ini saja, bisa setiap hari. Jangan hari ini kita menangis tetapi keesokannya harinya menyakiti hati Ibu kita. Kompaklah dengan Ibu, sayangi dan jaga mereka selagi ada. Harapannya dengan ada kegiatan ini semoga membuat hubungan ibu dan anak lebih baik lagi.”

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Mercusuar Dunia oleh finalis IYI. Pada akhir acara Mora Nasution mengatakan bahwa tidak dapat dipungkiri satu tahun terakhir orang tua dan anak sibuk dengan urusan masing-masing, sehingga muncullah pemikiran baru dari finalis IYI untuk menyelenggarakan acara ini yang bertujuan untuk merekatkan kembali hubungan ibu dan anak, walau hanya sebentar tapi setidaknya pernah seru-seruan bersama. “Acaranya sudah sangat luar biasa, kurang sana sini itu biasa” tutupnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲