Blog ini boleh dibaca oleh siapapun, yang besar, kecil, muda sampe yang mbah-mbah. Salam Sahabat: Zakiyah Rizki Sihombing

Diam Membelenggu Rasa

| Minggu, 21 September 2014




Secangkir kopi panas yang kau suguhkan 

Kala malam bergeser menjelang pagi 

Hawa dingin merusuk tulang belulang 

Jaket tebal membalut tubuh masing-masing 



Kita masih saling berdiam 

Menatap lembaran rapuh yang tercampak 

Berjatuhan dari pohon yang sedari tadi menari 

Adalah kita sepasang saksi 



Bukan tentang apa-apa 

Melainkan diam yang membelenggu rasa 

Kopi panas telah dingin bersama pagi 

Dan kita masih berkutat dalam diam


0 komentar:

Posting Komentar

Next Prev
▲Top▲